Hal Penting Seputar Penyakit Kista

Tentang Kista
Tentang Kista

Kista, sekilas terdengar menakutkan, padahal dengan mengetahui informasinya secara akurat, pencegahan dan penanganan dini dapat dilakukan. Berikut beberapa hal penting seputar kista:
1. Definisi Kista
Kista adalah suatu bentuk pertumbuhan abnormal berupa kantong berisi cairan dari dinding ovarium karena proses ovulasi. Ovulasi adalah proses pematangan sel telur dalam indung telur yang ditandai dengan keluarnya sel telur untuk kemudian oleh serabut fimbria dibawa ke saluran telur (tuba falopii). Sel telur yang matang siap untuk dibuahi jika bertemu sperma di saluran falopii. Selanjutnya, sel telur secara normal akan mengalami degenerasi hilang diserap oleh tubuh jika tidak dibuahi.
2. Kista Sering Muncul Dalam Organ Reproduksi Wanita
Salah satu faktor terjadinya kista adalah makanan berlemak. Subtitusi hormon estrogen dalam tubuh diduga juga dapat memudahkan tumbuhnya kista, miom, dan lainnya.
3. Kista Itu Ganas Atau Tidak?
Untuk mengetahui apakah suatu kista akan menjadi ganas atau tidak dapat dilakukan lewat pemeriksaan darah atau USG Color Doppler (warna). Dengan alat tersebut dapat diketahui arus darah yang mengalir ke kista. Kista dinyatakan ganas jika disertai ciri-ciri ada arus pembuluh darah yang bertambah ke arah kista tersebut. Juga ada gambaran tertentu seperti dinding yang menebal atau tak beraturan.
4. Kista Mengganggu Kesuburan Wanita
Kista yang masih kecil dan jinak tidak akan memengaruhi kesuburan. Kista fungsional (kista folikel dan kista korpus luteum) juga tidak mengganggu kesuburan karena kista ini akan hilang dengan sendirinya bersamaan dengan datangnya haid. Seperti diketahui, kista fungsional tumbuh setiap bulan dan akan pecah pada masa subur untuk melepaskan sel telur yang dapat dibuahi oleh sperma. Namun memang ada pula kista yang dapat memengaruhi kesuburan dan menghambat terjadinya kehamilan, seperti kista endometriosis kista yang disebabkan pertumbuhan jaringan endometriosis di luar rahim).
5. Kista Muncul Saat Proses Kehamilan
Pada sebagian wanita, kista justru terdeteksi pada masa kehamilannya. Kista ini bisa saja sudah ada sebelum ibu berbadan dua, namun tidak terdeteksi. Adanya peningkatan hormon estrogen saat kehamilan memang bisa memicu terjadinya pembesaran kista.
6. Penanganan Medis Terhadap Kista
Selama tidak mengganggu kehamilan, kista umumnya akan dibiarkan sambil dipantau apakah akan mengecil, menghilang, menetap dengan ukuran tetap, atau malah membesar. Hanya kista yang membesar yang dikhawatirkan dapat menimbulkan komplikasi dan kegawatan pada kehamilan. Pemantauan itu sekaligus untuk mengetahui, apakah ada keganasan pada kista atau tidak.
7. Apa yang dimaksud dengan kista fisiologi dan patologis?
Kista dibagi menjadi 2 berdasarkan siklus haid, yakni kista fisiologis dan patologis. Kista fisiologis adalah kista yang akan menghilang pada saat siklus haid yang akan datang. Disebut patologis jika kista itu tidak menghilang pada siklus haid berikutnya.

8. Kista Mengganggu Pertumbuhan Janin
Kista yang kecil dan tidak membesar umumnya tidak akan mengganggu kehamilan maupun pertumbuhan janin. Kista yang berukuran besarlah yang beresiko mengganggu kehamilan. Pertumbuhan janin pun dapat terhambat karena pembuluh-pembuluh darah yang menyuplai oksigen maupun bahan-bahan makanan untuk bayi terhambat akibat terdesak oleh kista.
9. Apakah Mengidap Kista Bisa Melakukan Persalinan Normal?
Jika kista pada ibu hamil hanya berukuran kecil (sekitar 2-3 cm), persalinan bisa dilakukan secara normal. Sementara pada kista berukuran besar karena beresiko menyebabkan terjadinya kemacetan saat persalinan, proses kelahiran biasanya disarankan melalui operasi caesar. Baca info ini Obat kista tradisional terampuh.
10. Mengapa kista dapat mengganggu persalinan?
Kista dapat menyebabkan letak janin di dalam rahim menjadi abnormal. Semestinya memasuki trimester akhir, posisi janin sudah menuju jalan lahir. Namun, karena terdesak oleh kista maka letaknya jadi melintang atau miring. Akibatnya, tentu saja dapat memengaruhi proses persalinan. Bila kondisinya seperti ini maka persalinan biasanya dilakukan dengan operasi caesar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *